Proyek Jembatan Speelwejk Banten Lama Ukuran Kecil, Anggaran Jumbo

Fijar Banten
By -

 

Serang — Pembangunan jembatan di kawasan Speelwejk, Banten Lama, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten menuai sorotan publik. Proyek jembatan dengan ukuran relatif kecil, yakni panjang sekitar 6 meter dan lebar 6 meter tersebut diketahui rampung pada Desember 2025, dengan nilai anggaran mencapai Rp4,5 miliar.

Sejumlah pengamat pembangunan di Kota Serang menilai anggaran proyek tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan dengan ukuran dan spesifikasi jembatan. Menurut mereka, dengan anggaran sekitar Rp3 miliar, jembatan dengan ukuran serupa dinilai sudah dapat dibangun dengan konstruksi yang kuat, aman, dan berkualitas baik.

Selain itu, aspek desain juga menjadi perhatian. Para pengamat menyebutkan bahwa konstruksi jembatan seharusnya dibuat melengkung guna mendukung kelancaran aliran air, terutama saat terjadi banjir. Desain yang kurang optimal dikhawatirkan dapat menghambat arus air dan berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Kalau melihat ukuran dan kondisi lapangan, anggaran sebesar itu terkesan berlebihan. Dengan perencanaan yang efisien, biaya bisa ditekan tanpa mengurangi kualitas,” ujar salah satu pengamat.

Kritik juga datang dari kalangan masyarakat sipil. Sekretaris Jenderal LSM Pijar, Ikbal Rahmatullah, ST, meminta Dinas PUPR Banten untuk lebih berhati-hati dalam menyusun anggaran proyek pembangunan.

“Kami mengingatkan agar tidak ada praktik main mata dalam pengelolaan anggaran. Utamakan efisiensi, tepat guna, dan tepat sasaran dalam setiap perencanaan pembangunan,” tegas Ikbal.

Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam terhadap dugaan penyimpangan dalam proyek-proyek pembangunan. Menurutnya, pengawasan yang ketat sangat diperlukan guna mencegah potensi tindak pidana korupsi yang dapat merugikan keuangan daerah.

“Penegak hukum harus aktif mengawasi. Jangan sampai praktik-praktik yang merugikan masyarakat terus terjadi tanpa tindakan tegas,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Provinsi Banten belum memberikan keterangan resmi terkait rincian anggaran dan perencanaan teknis proyek jembatan tersebut.

Sorotan terhadap proyek ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran publik, terutama pada proyek infrastruktur yang langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat luas.(RS)

Tags:

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn more
Ok, Go it!