Bapperida Kota Serang Jajaki Penggunaan Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Pembangunan

Fijar Banten
By -

 

Serang - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Serang mulai menjajaki penggunaan Obligasi Daerah sebagai alternatif sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik. Langkah ini dipersiapkan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Kepala Bapperida Kota Serang, W. Hari Pamungkas mengatakan, kebutuhan pembangunan Kota Serang terus meningkat, sementara pembiayaan selama ini masih bertumpu pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer pemerintah pusat. Karena itu, diperlukan sumber pendanaan lain yang dapat menopang percepatan pembangunan.

“Kami berupaya mendukung kemandirian fiskal daerah melalui instrumen investasi yang tepat guna. Salah satu yang sedang kami pelajari adalah Obligasi Daerah sebagai alternatif pendanaan infrastruktur dan layanan publik,” ujar Hari Pamungkas, Kamis, 14 April 2026.

Ia menjelaskan, Obligasi Daerah dapat menjadi pilihan pembiayaan karena memberi peluang bagi pemerintah daerah menghimpun dana dari pasar modal untuk proyek-proyek strategis yang memiliki manfaat luas bagi masyarakat.

Menurutnya, skema tersebut dapat digunakan untuk pembangunan sarana jalan, drainase, fasilitas umum, hingga sektor pelayanan dasar lainnya, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah serta ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya Obligasi Daerah, diharapkan ada sumber pembiayaan baru yang lebih fleksibel dan berkelanjutan untuk mempercepat pembangunan di Kota Serang,” katanya.

Bapperida Kota Serang akan terus mengkaji kesiapan regulasi, kemampuan fiskal, serta proyek prioritas yang layak dibiayai melalui skema tersebut. Jika terealisasi, instrumen ini diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada transfer pusat, sekaligus membuka ruang fiskal baru bagi Kota Serang..***

Tags:

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn more
Ok, Go it!